Organik
Entah apa yang tertanam dalam benak. Sepiku kian datang tak kenal waktu. Segala yang terjadi perlahan kupahami, satu per satu, dalam hening. Di ruang ini, hanya ada aku yang terbungkam. Terdengar rintihan air yang mengalir dan bisikan angin yang menyentuh kulitku. "Aku hanya bingung. Kemana lagi aku harus melangkah, menggembara dalam hidup ini? Apa yang harus kulakukan untuk hidupku?" gumamku. Setiap pertanyaan itu membawa aku tersesat, hilang di antara ruang dan waktu. Entah sampai kapan pikiranku akan berkelana, melayang jauh dalam sanubariku. Entah apa yang tertanam dalam benak. Kembali ku mencari apa arti hidup ini. Merasakan cinta dari sepotong kue kismis yang tertaburi biji wijen dan kurasakan keju di dalamnya. Rasaku kian pergi dan mungkin enggan kembali. Setidaknya aku kembali merasakan cinta pagi ini, walaupun akupun tak tahu rasanya dicintai.