Pilu Membiru

Terima kasih telah mengajarkanku apa artinya membiru. Memberikkan sebuah harapan yang masih terjalin, namun tak pernah sekalipun ingin bercermin. 

Ingin rasanya ku masuk kembali kedalamnya, menyelami setiap kata-perkata yang kau utarakan. Namun apa daya, pikiran yang memaksaku untuk tetap sadar bahwa tumbuh dan dewasa adalah bagian dari hidup yang harus kita lewati.

Akhir kata, aku tersadar bahwa terkadang segala hal yang sering kali dibiarkan, mengajarkan bahwa kita terlalu sibuk dengan ego, rasa penat, lelah, masalah-segala hal yang terlibat, itu karena ketidak-tahuan: keterbatasan kita untuk memandang takdir dan diri kita sendiri. 

---bisakah kita terus mengobati? walau membiru. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup

Perihal ikhlas

Larung